Struktur Vegetasi, Keanekaragaman dan Status Konservasi Hutan Mangrove di Pesisir Langala Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Indonesia

  • Ahmad Faqih Universitas Negeri Gorontalo
  • Dewi Wahyuni K. Baderan Universitas Negeri Gorontalo
  • Ramli Utina Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Struktur Vegetasi, Keanekaragaman, Status Konservasi, Hutan Mangrove, Langala

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur vegetasi, keanekaragaman dan status konservasi hutan mangrove pada pesisir langala. Pengambilan data meliputi struktur vegatasi dan keanekaragaman dilakukan dengan menggunakan metode line transek dengan panjang garis transek 150 meter yang terbagi dalam 4 plot/kuadrant dengan ukuran plot masing-masing 20 x 20 meter untuk golongan pohon, 10 x 10 meter untuk golongan anak pohon dan 5 x 5 meter untuk golongan semai, serata melakukan pengukuran parameter lingkungan. Hasil analisis stuktur vegetasi menunjukan bahwa pada masing-masing tingkatan strata INP tertinggi terdapat pada spesies Rhizophora apiculata, tingkatan pohon dengan INP = 49,32%, tingkatan pancang dengan INP = 23,64% dan tingkatan semai dengan INP = 35,85%. Hasil analisis keanekaragaman menunjukkan perbedaan pada masing-masing strata, pada tingkatan pohon indeks keanekaragaman H’ = 1,49, tingkatan pancang H’ = 1.29 dan tingkatan semai H’ = 1,27. Untuk status konservasi spesies mangrove yang didapatkan yaitu Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Bruguiera gymnorrizha, dan Avicennia alba menunjukkan skor status konservasi 1 (Least concern) dimana spesies yang berada pada status ini masih dalam tahap resiko rendah terhadap kepunahan.

References

Baderan, D.W., Rahim, S., Kumaji, S.S.: Structure of Vegetation, Biomass, and Carbon stock of Langge Mangrove Forest, North Gorontalo Regency, Gorontalo Province (Research Report). Australian Journal of Basic and Applied Sciences. 11 (14) 48-57., (2017).

Bengen, D.G.: Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor, Bogor., 2002.

Bengen, D.G.: Menuju Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu Berbasis Daerah Aliran Sungai (DAS), dalam Interaksi Daratan dan Lautan : Pengaruhnya terhadap Sumber Daya dan Lingkungan, Prosiding Simposium Interaksi Daratan dan Lautan. Diedit oleh W.B. Setyawan, dkk. Jakarta : Kedeputian Ilmu Pengetahuan Kebumian, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia., 2004.

IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources). 2011. IUCN Red List of Threatened Species. Available on line at http://www.iucnredlist.org diunduh pada tanggal 21 Juli 2018.

Katili, Abubakar Sidik.: Struktur Vegetasi Mangrove Di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Nomor 6. Vol 2 Pelangi Ilmu. Forum Mahasiswa Pascasarjana Gorontalo (FMPG) Yogyakarta., 2009.

Kordi, K.M.G.H.: Ekosistem Mangrove : Potensi, Fungsi, dan Pengelolaan. Jakarta. Penerbit: RinekaCipta, 256 Hal., 2012.

Mueller-Dombois LD, Ellenberg H.: Chapter 6, Measuring Species Quantities: Aims and methods of vegetation Ecology. John Wiley & Sons . New York., 1974.

Noor, Y. R.: Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetland International – Indonesia Programme. Bogor., 2006.

Nontji, A.: Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta., 2002.

Odum, E.P.: Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga . Gajah mada University Press. Jogjakarta. H. 134-162., 1993.

Patang.: Analisis Strategi Pengelolaan Hutan Mangrove (Kasus Di Desa Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai).JurnalAgrisistem, Vol. 8 No. 2., 2012.

Rahim, S, Baderan, DWK, Hamidun, S.: The Density, Composition and Mangrove Forest of Torosiaje Jaya Village, Gorontalo, Indonesia. Bonorowo Wetlands. 7(1): 38-42., (2017).

Setyawan, AD., K. Winarno, dan P. C. Purnama.: REVIEW: Ekosistem mangrove di Jawa: 1. Kondisi Terkini. Biodiversitas. Vol. 4 (2): 130 - 142., 2003.

Supriharyono.: Konservasi Ekosistem Sumber Daya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut Tropis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar., 2007.

Wantasen, Adnan S. Kondisi Kualitas Perairan dan Substrat Dasar Sebagai Faktor Pendukung Aktifitas Pertumbuhan Mangrove di Pantai Pesisir Desa Basaani, Kabupaten Minahasa Tenggara. Vol. 1:(4), September 2013 issn: 2302-358207., (2013).

Yasin, N. Kondisi Umum Ekosistem Mangrove di Kota Rebah Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota ProvinsiKepulauan Riau. (Praktek Lapangan). Tanjungpinang: Program Sarjana Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Univeristas Maritim Raja Ali Haji. 45 hal.(Tidak diterbitkan)., 2012.

Published
2020-03-05
Section
Research Article