Perlindungan Hukum Internasional dan Nasional Satwa Berang-Berang (Otter)

  • Andreas Pramudianto Universitas Indonesia
Keywords: Berang-berang (otter); perlindungan hukum internasional dan hukum nasional; IUCN Red Data List; CITES 1973; Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999; Peraturan Menteri KLHK Nomor 21 Tahun 2018 dan Perubahan Peraturan Menteri KLHK Nomor 92 Tahun 2018

Abstract

Berang-berang (otter) merupakan satwa yang ditemukan di berbagai belahan bumi kecuali di benua Australia. Satwa ini memiliki 13 spesies yang dalam kerangka ilmu lingkungan (environmental science) kehidupannya berada dalam berbagai ekosistem dengan karakteristik keanekaragaman yang tinggi. Berang-berang berbeda dengan beaver, musang, tikus air atau sejenisnya. Dalam Penelitian ini akan difokuskan pada berang-berang (otter) terutama yang hidup di Indonesia dan bagaimana pengaturannya dalam regulasi di Indonesia serta hubungannya dengan perlindungan hukum internasional baik yang berupa dokumen soft law maupun yang hard law. Di Indonesia beberapa jenis berang-berang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999, dan peraturan pelaksanaan lainnya. Ada 4 spesies berang-berang yang hidup di Indonesia dan 3 diantaranya dilindungi. Status kehidupan berang-berang di Indonesia dalam kondisi yang hampir terancam (Near Theatened), rentan (Vurnerable)  hingga genting (Endangered). Jumlah dan habitat berang-berang di dunia maupun di Indonesia sedang mengalami penurunan akibat berbagai sebab diantaranya perburuan, penangkapan dan perdagangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum seperti apa terhadap berang-berang dan apa saja yang sudah diperbuat melalui hukum internasional dan nasional sehingga mampu meningkatkan kehidupannya di ekosistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desk strudy dan review literatur terutama terhadap penelitian sebelumnya dan dokumen soft law dan hard law serta peraturan perundang-undangan terkait berang-berang dan habitatnya. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pengayaan ilmu lingkungan (environmental science) khususnya keragaman spesies dan terkait upaya nyata dalam sistem perlindungan dan pengelolaan kehidupan berang-berang yang dijamin hukum.  Rekomendasi dari penelitian ini paling tidak dapat memberikan arahan bagi para pengambil keputusan untuk melindungi berang-berang yang sudah ada maupun yang akan ada.

References

Aadrean, Siti Salmah, Anas Salsabila, Rizaldi dan M Nasri Janra.: Tracks And Other Signs Of Otters In Rice Fields In Padang Pariaman, West Sumatra: A Preliminary Study dalam IUCN Otter Specialist Group Bulletin Vol 27 (1) 2010, 2010.

Burhanuddin, Andi Iqbal.: Vertebrata Laut. Deepublish, Yogyakarta., 2018.

Elodie Rey.: Best Practice Guidelines for European Otter, EAZA-EEP-Museum Natural History, French., 2016.

Kruuk H.: Otter : Ecology, behaviour and conservation. Oxford Biology : 99-116., 2007.

Lalita Gomez et al. TRAFFIC Report : Illegal Otter Trade : An Analysis Seizure in Selected Asian Coutries IUCN/SCC Otter Specialist Group, Malaysia., 1980-2015.

Lalita Gomez and Jamie Bouhuys.: TRAFFIC Report : Illegal Otter Trade in South East Asia, IUCN/SCC Otter Specialist Group, Fondation Segre-Wildlife Reserve, Malaysia., 2018.

Natalia C Pimenta et al.: Differential Resiliance of Amazonia Otter Along the Rio Negro in the Aftermath of the 20th Century International Fur Trade. Dalam Plos One, March 30, 2018, 2018.

Pat Foster-Turley, Sheila Mcdonald, Chris Mason. Otter: An Action Plan for Their Conservation, IUCN/SSC Otter Specialist Group, WWF., 1990.

Pramudianto, Andreas.: Hukum Perjanjian Lingkungan Internasional, Setara Press, Malang. Hukum Lingkungan Internasional, CV Rajawali Press, Depok., 2014, 2017.

Reza Lubis. First Recent Record Hairy-Nosed Otter in Sumatera, Indonesia dalam IUCN Otter Specialist Group Bulletin Vol 22 Issue 1 Page 14-20., 2005

https://id.wikipedia.org/wiki/Berang-berang

https://fayzahealth.wordpress.com/2011/05/02/antara-beaver-dan-berang-berang-otter/

https://www.facebook.com/notes/kopes-sobokomunitas-pecinta-satwa-wonosobo/perbedaan-berang-berang-beaver-dengan-otter-linsang/347748521994184

https://alamendah.org/2011/11/10/berang-berang-indonesia-bukan-pembuat-bendungan/comment-page-2/

https://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/102000650

https://www.mongabay.co.id/2019/05/25/penyelundupan-anakan-berang-berang-dan-kalajengking-ke-rusia/

https://food.detik.com/info-kuliner/d-4524503/ada-kafe-berang-berang-di-jepang-yang-dicurigai-merupakan-satwa-yang-dilindungi

https://www.mongabay.co.id/2017/01/13/mulai-penyitaan-satwa-dilindungi-sampai-proses-pengadilan-mengapa-belum-bikin-jera/

Published
2020-03-05
Section
Research Article